Wajib Bunda Tahu...! Berikut Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Diberikan pada Bayi
Wajib Bunda Tahu...! Berikut Makanan dan Minuman yang Tidak
Boleh Diberikan pada Bayi -Sejak umur 6 bulan, bayi telah mulai dapat mengonsumsi
makanan kesatunya, laksana buah, sayur, dan pelbagai jenis makanan lain. Tapi,
tidak seluruh makanan boleh diserahkan lho, Bun. Ada makanan dan minuman
tertentu yang usahakan Bunda hindari untuk bayi umur di bawah 1 tahun.
Memberikan makanan dan minuman yang tidak cukup tepat guna
bayi di bawah 1 tahun, dapat menambah risiko bayi merasakan gangguan kesehatan,
mulai dari kehancuran gigi, gangguan pencernaan, sampai keracunan makanan. Yuk,
cari tahu makanan dan minuman apa saja yang mesti dihindari oleh bayi yang
berusia di bawah 1 tahun!
Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Diberikan pada Bayi
Beberapa makanan dan minuman inilah ini usahakan tidak
dikonsumsi oleh bayi yang usianya masih di bawah umur 1 tahun:
1. Madu
Makanan manis yang berasal dari lebah ini sama sekali tidak
boleh diserahkan kepada bayi di bawah umur 1 tahun. Hal ini sebab madu berisi
bakteri yang dapat menyebabkan bayi merasakan botulisme dan dapat berdampak
fatal.
2. Kacang
Pemberian kacang dalam format yang utuh pada bayi usahakan
dihindari, sebab dapat membuatnya tersedak. Bunda tetap dapat mengenalkan
kacang pada Si Kecil, tetapi usahakan dalam format yang lembut, contohnya selai
kacang. Berikan dalam porsi yang kecil dulu ya, Bun.
3. Sayuran atau buah dengan tekstur keras atau terlampau
besar
Sayur mentah yang mempunyai tekstur keras laksana wortel
usahakan pun dihindari untuk diserahkan kepada bayi dibawah umur tahun.
Memberikan bayi sayuran mentah yang keras dapat menambah risiko bayi tersedak.
Di samping itu, Bunda pun usahakan menghindari untuk
menyerahkan bayi makanan kalengan dan buah dengan format yang besar. Seperti
anggur dan stroberi. Bila tetap hendak memberikan bayi buah, Bunda bisa
memotongnya menjadi potongan kecil terlebih dahulu.
4. Buah dengan rasa asam
Biskuit barangkali adalahsalah satu opsi camilan yang Bunda
berikan guna bayi. Namun makanan yang berisi lemak bosan seperti biskuit, kue,
keju, dan mentega ternyata tidak baik guna dikonsumsi bayi dibawah usia setahun
lho.
Makanan yang berisi lemak bosan dapat menambah jumlah
kolesterol jahat dan meminimalisir jumlah kolesterol baik dalam tubuh. Hal
berikut yang lantas dapat menambah risiko penyakit stroke dan jantung pada
bayi.
Jika tetap hendak memberikan bayi biskuit, pastikan Bunda
telah memeriksa kandungan lemak bosan dibalik kemasannya terlebih dahulu ya.
Pastikan biskuit yang Bunda mempunyai kandungan lemak bosan yang rendah.
Di samping itu, Bunda pun usahakan tidak menyerahkan makanan
yang tidak sedikit berisi garam guna bayi. Hal ini sebab ginjal bayi belum
dapat mengolah garam dengan baik. Makanan yang berisi tidak sedikit garam
diantaranya ialah makanan cepat saji, makanan instan dan sosis.
5. Makanan yang berisi lemak jenuh
Jeruk, lemon, anggur, dan buah-buahan dengan rasa yang asam
memang terasa paling menyegarkan guna dikonsumsi orang dewasa. Namun,
buah-buahan ini malah harus dihindari guna dikonsumsi bayi. Hal ini sebab
buah-buahan itu dapat menambah risiko bayi merasakan mual.
6. Makanan yang tinggi kandungan garam
Bunda pun usahakan tidak menyerahkan Si Kecil makanan yang
tidak sedikit berisi garam. Hal ini sebab ginjal bayi belum dapat mengolah
garam dengan baik. Contoh, makanan yang tinggi garam ialah makanan cepat saji
dan makanan instan.
7. Minuman manis
Hindari menyerahkan bayi minuman manis yang berisi tidak
sedikit gula, laksana jus atau minuman kemasan. Bila tidak jarang mengonsumsi
minuman manis, bayi lebih berisiko mengalami kehancuran gigi dan diare.
8. Minuman yang berisi kafein
Hindari memberikan Si Kecil minuman yang berisi kafein,
laksana kopi, teh, dan minuman bersoda ya, Bun. Hal ini sebab kafein dapat
mengakibatkan bayi merasakan sakit kepala, kelemahan kalsium, dan kehancuran
gigi.
Mengetahui jenis makanan dan minuman yang mesti dihindari
guna bayi di bawah 1 tahun dapat menolong Bunda merangkai menu makanan yang
aman untuk Si Kecil. Jika perlu, Bunda juga dapat berkonsultasi dengan dokter
anak tentang makanan yang usahakan dihindari oleh Si Kecil sesuai situasi
kesehatannya.
Comments
Post a Comment